Harus kita camkan, bahwa inilah makna "penciptaan" itu.

Adalah pekerjaan Allah untuk membuat segala sesuatu teratur dan indah - demikianlah sifat Allah.

Allah adalah Allah yang senang mengatasi kegalauan dan membuat segala sesuatu menjadi haru.

lukisan 3 dimensi online dating-17

Ini mempertajam arti Tuhan membelah Laut Teberau, supaya umat Israel dapat menyeberanginya.

Juga mempertajam arti ketika Tuhan Yesus meredakan laut dengan firman-Nya yang berkuasa, (Markus ).

" Karena itu baiklah kita pasrah berharap dalam Dia.

Berkaitan dengan sajian di atas ada segi lain lagi yang patut kita indahkan. Memang, merusak apa yang dijadikan Allah, atau mengacaukan ketertiban yang ditegakkan-Nya adalah mudah.

Jalan dibuat di padang gurun, dan badai dikendalikan.

Dan ketika dalam ayat 6 Allah menjadikan cakrawala yang memisahkan air dari air, maka ketika itu juga Ia menyiapkan tempat bagi dunia yang dapat dihuni, suatu tempat bagi bumi yang terbuka bagi surga, tempat tetumbuhan dan pepohonan dapat bertumbuh, binatang dan manusia dapat hidup dan berkembang biak. Bukan saja untuk merenungkan kebebasan Allah yang tak terbatas itu, yang mutlak bebas untuk menciptakan apa saja yang dikehendaki-Nya, untuk memberikan bentuk kepada apa yang belum berbentuk, untuk menertibkan apa yang tidak tertib, untuk memberikan corak dan keindahan pada apa yang masih acak, bahkan lebih dari itu.Dalam ayat-ayat itu digaris-bawahi kekosongan dan kekacauan yang dahsyat, yang berkuasa bila Firman Allah yang menertibkan tidak hadir.Tapi dalam Kitab Kejadian kata-kata itu berarti bahwa pada mulanya bumi yang diciptakan itu belum tertata dan belum berbentuk, Ini jelas kontras dengan keteraturan yang makin berkembang sepanjang sisa pasal 1 itu.Ada orang yang berkata bahwa dalam rangkaian kata ini terdengar gema dari cerita Babel tentang Tiamat, naga kekacauan itu, dan mungkin Juga tentang Lewiatan yang tampil dalam Mazmur serta yang disebut dalam Mazmur .Sebenarnya laut dan samudra sering menunjuk kepada sesuatu yang menakutkan, kegalauan, dan teror yang nyaris merupakan kuasa yang bermusuhan dengan Allah.- "RAKHAF" ini adalah kata kias yang menggambarkan bahwa Allah "bekerja" (moving/ hovering/ mondar-mandir/ berpindah-pindah).